Kamis, 28 September 2017

Pengenalan Kecerdasan Buatan/ Articial Intelligence (AI)

Nama : Safira Regia Tama Basmalah
Kelas : 3KA10
NPM : 16115327
Dosen: Essy Malays Sari Sakti

Hasil gambar untuk AI
Untuk membangun perangkat lunak yang dianggap cerdas, ada baiknya memulai dengan definisi kecerdasan Kecerdasan bisa didefinisikan secara sederhana sebagai satu set sifat pikiran. Properti ini mencakup kemampuan untuk merencanakan, menyelesaikan masalah, dan secara umum, akal. Definisi yang lebih sederhana dari kecerdasaan yaitu, Kecerdasan adalah kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat mengingat satu set input danberbagai kemungkinan tindakan.
Dengan menggunakan definisi kecerdasan sederhana ini (membuat keputusan yang tepat), Kita bisa menerapkan ini tidak hanya pada manusia, tapi juga hewan yang berprinsip rasional tingkah laku. Tapi kecerdasan yang dipamerkan oleh manusia itu banyak lebih kompleks dari pada binatang. Misalnya, manusia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan bahasa, tapi begitu juga beberapa binatang. Manusia juga bisa memecahkan masalah, tapi sama saja bisa dikatakan beberapa binatang. Satu perbedaan adalah bahwa manusia mewujudkan banyak aspek kecerdasan (kemampuan untuk berkomunikasi, memecahkan masalah, belajar dan beradaptasi) dimana hewan biasanya mewujudkan sejumlah kecil karakteristik cerdas, dan biasanya pada banyak hal tingkat lebih rendah dari manusia.
AI mempelajari bagaimana membuat komputer melakukan sesuatu pada suatu kejadian atau peristiwa yang mana orang melakukannya dengan baik.
1.    Pengertian AI
   Definisi AI   : merupakan proses dimana peralatan mekanik dapat melaksanakan kejadian-kejadian dengan menggunakan penikiran atau kecerdasan seperti manuisa.
2.      Pengertian AI ditinjau dari 2 pendekatan :
a.    Pendekatan Ilmiah
Pendekatan dasar ilmiah timbul sebelum invansi ke komputer, ini tidak sama dengan kasus mesin uap. pendekatan ilmiah melihat batas sementara dari komputer, dan dapat diatasi dengan perkembangan teknologi lanjutan. mereka tidak mengakibatkan tingkatan pada konsep.
b.    Pendekatan Teknik (An Engineering Approach)
Usaha untuk menghindari definisi AI, tetapi ingin mengatasi atau usaha untuk persoalan-persoalan dunia nyata.

3.    Mengapa kita mempelajari AI?
·      AI merepresentasikan namgiam tengah atau inti dari ilmu komunputer
·      AI mewujudkan suatu bentuk ketidaktepatan dari komputasi.
·      AI mempunyai suatu kekuatan alami antar cabang ilmu, AI adalah bagian ilmu teknik dari cognitive science, cognitive science adalah suatu perpaduan ilmu filsafat, ilmu liguistik, dan ilmu fisikologi.
·      Pengetahuan adalah pusat dari semua ilmu teknik dan AI adalah pusat dari semua ilmu teknik.
·      Alasan penting lainnya adalah penelitian AI diharapkan menemukan atau membongkar bentuk kritis besar dalam waktunya. kritis dibuat oleh onteraksi dari teknologi, ilmmiah, dan filsafat.


4.    Sejarah dari AI
Awal pekerajaan dipusatkan seperti geme plyaing, pembuktian teorema pada tugas-tugas formal. Samual(19963) menulis sebuah program yang diberi nama cheeck-er-playing program, yang tidak hanya untuk bermain game, tetapi digunakan juga pengalamannya pada permainan untuk medukung kemampuan sebelumnya.
Catur juga diterima, karen abanyak sekali perhatian terhadap permainan catur yang merupakan permainan yang lengkap atau kompleks, program catur disini situasinya harus jelas dan rule atau ketentuannya harus seperti didunia nyata. kandidat AI harus mampu menangani masalah-masalah yang sulit.
Logic theorist diawal percobaan untuk membuktikan teorema matematika. ia mampu membutikan beberapa teorema dari BAB 1 Prinsip Matematika Whiteheat dan Russell.
Theorema Gelerrnter (1963) membuktikan pencarian area yang lain dari matematika yaitu geometri. Pada tahun 1963, pemecahan masalah umum menggunakan object, pembuktian dengan atraksi(eksternal).

Referesnsi
http://www.mediafire.com/file/357y16504airong/buku1.pdf

http://umardanny.com/download/buku_AI.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar