Nama : Safira Regia Tama Basmalah
Kelas : 3KA10
NPM : 16115327
Dosen: Essy Malays Sari Sakti

Untuk membangun perangkat lunak yang dianggap cerdas, ada baiknya
memulai dengan definisi kecerdasan Kecerdasan bisa didefinisikan secara
sederhana sebagai satu set sifat pikiran. Properti ini mencakup kemampuan untuk
merencanakan, menyelesaikan masalah, dan secara umum, akal. Definisi yang lebih
sederhana dari kecerdasaan yaitu, Kecerdasan adalah kemampuan untuk membuat
keputusan yang tepat mengingat satu set input danberbagai kemungkinan tindakan.
Dengan menggunakan definisi kecerdasan sederhana ini (membuat
keputusan yang tepat), Kita bisa menerapkan ini tidak hanya pada manusia, tapi
juga hewan yang berprinsip rasional tingkah laku. Tapi kecerdasan yang
dipamerkan oleh manusia itu banyak lebih kompleks dari pada binatang. Misalnya,
manusia memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan bahasa, tapi begitu juga
beberapa binatang. Manusia juga bisa memecahkan masalah, tapi sama saja bisa
dikatakan beberapa binatang. Satu perbedaan adalah bahwa manusia mewujudkan
banyak aspek kecerdasan (kemampuan untuk berkomunikasi, memecahkan masalah,
belajar dan beradaptasi) dimana hewan biasanya mewujudkan sejumlah kecil
karakteristik cerdas, dan biasanya pada banyak hal tingkat lebih rendah dari
manusia.
AI mempelajari
bagaimana membuat komputer melakukan sesuatu pada suatu kejadian atau peristiwa
yang mana orang melakukannya dengan baik.
1. Pengertian AI
Definisi AI :
merupakan proses dimana peralatan mekanik dapat melaksanakan kejadian-kejadian
dengan menggunakan penikiran atau kecerdasan seperti manuisa.
2.
Pengertian AI ditinjau dari 2
pendekatan :
a.
Pendekatan Ilmiah
Pendekatan dasar ilmiah timbul sebelum invansi ke komputer, ini
tidak sama dengan kasus mesin uap. pendekatan ilmiah melihat batas sementara
dari komputer, dan dapat diatasi dengan perkembangan teknologi lanjutan. mereka
tidak mengakibatkan tingkatan pada konsep.
b.
Pendekatan Teknik (An
Engineering Approach)
Usaha untuk menghindari definisi AI, tetapi ingin mengatasi atau
usaha untuk persoalan-persoalan dunia nyata.
3.
Mengapa kita mempelajari AI?
·
AI merepresentasikan namgiam
tengah atau inti dari ilmu komunputer
·
AI mewujudkan suatu bentuk
ketidaktepatan dari komputasi.
·
AI mempunyai suatu kekuatan
alami antar cabang ilmu, AI adalah bagian ilmu teknik dari cognitive science,
cognitive science adalah suatu perpaduan ilmu filsafat, ilmu liguistik, dan
ilmu fisikologi.
·
Pengetahuan adalah pusat dari
semua ilmu teknik dan AI adalah pusat dari semua ilmu teknik.
·
Alasan penting lainnya adalah
penelitian AI diharapkan menemukan atau membongkar bentuk kritis besar dalam
waktunya. kritis dibuat oleh onteraksi dari teknologi, ilmmiah, dan filsafat.
4. Sejarah dari AI
Awal pekerajaan dipusatkan seperti geme plyaing, pembuktian teorema
pada tugas-tugas formal. Samual(19963) menulis sebuah program yang diberi nama
cheeck-er-playing program, yang tidak hanya untuk bermain game, tetapi
digunakan juga pengalamannya pada permainan untuk medukung kemampuan
sebelumnya.
Catur
juga diterima, karen abanyak sekali perhatian terhadap permainan catur yang
merupakan permainan yang lengkap atau kompleks, program catur disini situasinya
harus jelas dan rule atau ketentuannya harus seperti didunia nyata. kandidat AI
harus mampu menangani masalah-masalah yang sulit.
Logic theorist diawal percobaan untuk membuktikan teorema
matematika. ia mampu membutikan beberapa teorema dari BAB 1 Prinsip Matematika
Whiteheat dan Russell.
Theorema Gelerrnter (1963) membuktikan pencarian area yang lain
dari matematika yaitu geometri. Pada tahun 1963, pemecahan masalah umum
menggunakan object, pembuktian dengan atraksi(eksternal).
Referesnsi
http://www.mediafire.com/file/357y16504airong/buku1.pdf
http://umardanny.com/download/buku_AI.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar