Rabu, 22 Maret 2017

INFORMATIN TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE LYBRARY (ITIL)

ITIL FRAMEWORK (KERANGKA ITIL) 

 
ITIL bukanlah standarisasi yang resmi tetapi sebuah kerangka yangmana sumber pelaksanaan yang baik dalam service management. Standarisasi dari IT service management (ITSM) adalah ISO/IESC 20000, yang mana selaras tetapi tidak bergantung pada, ITIL.

Sebagai standarisasi resmi, ISO/EIC 20000 mendefinisikan kumpulan persyaratan yangmana sebuah organisasi dapat secara bebas memeriksa dan jika mereka memenuhi persyaratan, dapat mengefek ke sertifikat. Persyaratan berfokus pada apa yang harus di capai bukan hanya bagaimana itu dilakukan. ITIL menyediakan petunjuk tentang bagaimana solusi aspek-aspek perbedaan dapat berkembang.

Objek dari ITIL kerangka service management adalah untuk penyediaan petunjuk/pedoman berlaku untuk semua tipe dari organisasi IT penyediaan yang melayani untuk bisnis, terlepas dari ukuran mereka, kompleksitas, atau apakah mereka provider layanan komersial atau divisi internal bisnis. Organisasi tidak seharusnya mencari “implementasi ITIL”, tetapi untuk implement sebuah solusi service management berdasarkan pada ITIL yang memenuhi kebutuhan organisasi.

Sayangnya,kefokusan dalam program pembelajaran adalah pada spesifikasi terminologi dan proses pendefinisian termasuk pada ITIL, yang berarti bahwa individu tidak selalu dilengkapi untuk membuat keputusan yang diperlukan tentang bagaimana menerapkan proses kunci dan fungsi. Organisasi seharusnya tidak berusaha untuk 'menerapkan ITIL', tetapi untuk menerapkan solusi service management berdasarkan ITIL yang memenuhi kebutuhan organisasi.




2.      THE ITIL CORE ( INTI DARI ITIL)

Service lifecycle adalah sebuah layanan IT management yang menekankan kepentingan dari koordinasi dan kontrol variasi fungsi, proses dan kebutuhan sistem untuk memanage seluruh lifecycle dari layanan IT. Pendekatan Lifecycle pada service management menganggap strategi, design, transisi, operasi Dn kelanjutan perbaikan dari layanan IT. Layanan lifecycle digambarkan  pada set yang terdiri dari 5 publikasi dalam inti set ITIL.

Service strategy adalah penghubung  sekitar  yang semuanya berputar. Strategi mengatur semua keputusan yang selanjutnya akan diambil. Design, transisi dan operasi adalah kegiatan siklik yang lebih iteratif. Pada sepanjang tahap lifecycle, peluang muncul untuk perbaikan.


3.      THE ITIL SERVICE MANAGEMENT MODEL

Semua layanan seharusnya hanya diatur oleh kebutuhan bisnis dan hukum dari nilai yang mereka sediakan untuk organisasi.  Karena itu letak pengambilan keputusan sama dengan bisnis. Ilustrasi bagaimana lifecycle layanan dimulai dari perubahan persyaratan pada level bisnis. Masing-masing dari “paket” akan(telah) dikaitkan hasil bisnis.

Paket diteruskan ke tahap service design dimana solusi layanan di hasilkan, mendefinisi segala sesuatu yang diperlukan untuk mengambil layanan melalui tahap yang tersisa pada lifecycle.Definisi design diteruskan ke tahap transisi layanan, dimana layanan dibangun, dievaluasi, diuji dan divalidasi, dan ditransisi ke lingkungan hidup, dimana layanan masuk ke tahap operasi layanan. Operasi layanan berfokus pada penyediaan layanan operasi yang efektif dan efisien untuk pengantar hasil bisnis yang diperlukan dan nilai untuk customer.

Kelanjutan layanan peningkatan mengidentifikasi peluang untuk perbaikan berdasakan  pada  pengukuran dan pelaporan yang efisien, keefektifan, keefektifan biaya dan  kepatuhan dari layanan sendiri, teknologi yang di gunakan dan proses service management yang digunakan untuk mengelola komponen ini. Meskipun pengukuran dilakukan selama tahap operasi, perbaikan dapat diidentifikasi untuk setiap fase dari lifecycle.

sumber : ebook ITSM